Burung Bidadari Halmahera Semioptera Wallacii

oleh
oleh
burung Bidadari (Semioptera wallacii)

Perilaku dan Pesona Tariannya

Si Genit dari Maluku Utara ini memakan berbagai jenis serangga, hewan beruas-ruas lain seperti laba-laba, serta buah-buahan yang tumbuh di hutan. Burung jantan bersifat memiliki lebih dari satu pasangan atau berpoligami, dan sepanjang waktu ia bersiap mempertunjukkan keunggulannya.

Iklan

Kegenitan burung ini tampak paling nyata saat musim kawin tiba. Burung jantan akan memamerkan keindahan bulu-bulunya, membentangkan sayap, dan menari dengan gerakan yang luwes namun penuh pesona untuk menarik perhatian burung betina. Bulu-bulu istimewa dari sayapnya akan dikibaskan dan diatur sedemikian rupa agar tampak paling menawan. Sebaliknya, burung betina akan mendekat dan memilih jantan yang dinilai paling indah tarian serta bentangan sayapnya — sebuah bukti bahwa keanggunan dan keahlian menari adalah penentu keberhasilan sang jantan mencari pasangan.

Baca Juga: Hiu Berjalan Si Penjelajah Unik dari Perairan Halmahera

Sebaran, Habitat, dan Kondisi Populasi

Burung Bidadari merupakan satwa endemik Maluku Utara dan menjadi jenis Cenderawasih yang persebarannya berada di wilayah paling barat di antara jenis-jenis lainnya. Burung ini dapat dijumpai di Pulau Halmahera dan Pulau Bacan, wilayah yang tercatat sebagai satu-satunya rumah alami bagi spesies ini di dunia.

Beberapa kawasan yang menjadi habitat andalan burung Bidadari antara lain hutan Tanah Putih, kawasan Gunung Gamkonora, dan hutan Domato di wilayah Halmahera Barat. Selain itu, burung ini juga dijumpai di kawasan hutan Labi-labi dalam lingkup Taman Nasional Aketajawe serta hutan di kawasan Lolobata, Halmahera Timur. Tak ketinggalan, populasi burung ini juga menghuni hutan-hutan di Pulau Bacan.

Gerakan Tanam Padi PM-AS, Bupati Haltim Dorong Penguatan Sektor Pertanian2 hari yang lalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.