Sitinur Ubaid, Dari Bidan Desa hingga Menggerakkan Perjuangan Melawan Stunting di Halmahera Timur

MABA – Tidak semua pengabdian dimulai dari ruang berpendingin udara, meja kerja yang nyaman, atau fasilitas pemerintahan yang lengkap. Sebagian justru tumbuh dari tempat-tempat yang jauh dari keramaian, ketika listrik belum tersedia, teknologi belum menjangkau kehidupan masyarakat, dan perjalanan menuju desa lain hanya bisa ditempuh dengan perahu dayung. Dari ruang pengabdian seperti itulah, kisah Ny. Hj. Sitinur Ubaid menemukan maknanya.
Perempuan kelahiran Soagimalaha, ini dikenal sebagai istri Bupati Halmahera Timur sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Halmahera Timur. Di balik peran tersebut, ada perjalanan panjang yang tidak bisa dilepaskan dari pengalaman awalnya sebagai bidan desa di wilayah terpencil, ketika keahlian, keberanian, dan kepedulian menjadi bekal utama untuk melayani masyarakat.


