Dugaan Penembakan Warga di Halteng, Eks Komisioner Kompolnas Bersuara

Weda – Pengamat kepolisian sekaligus mantan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti, mendesak Polda Maluku Utara dan Divisi Profesi dan Pengamanan Korps Brigade Mobil (Propam Korbrimob) Polri mengusut secara menyeluruh dugaan penembakan terhadap Stenly R. Mamala di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara.
Kasus tersebut diduga melibatkan anggota Brimob Polda Maluku Utara berinisial DR. Selain dugaan penggunaan senjata api secara berlebihan, terdapat pula dugaan perampasan telepon seluler milik korban oleh anggota intel Brimob berinisial O.
Poengky menegaskan, dugaan keterlibatan korban dalam kasus pencurian barang milik PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan kekerasan secara berlebihan.
“Saya mendorong adanya pemeriksaan yang transparan dan akuntabel terhadap adanya dugaan penggunaan kekerasan berlebihan dengan senjata api yang diduga dilakukan anggota Brimob Polda Maluku Utara berinisial DR, serta dugaan perampasan HP korban oleh anggota intel Brimob berinisial O,” ujar Poengky saat dihubungi, Selasa (27/10/2026).





