Petugas Damkar Haltim Dipaksa Berjibaku dengan Api Tanpa APD

oleh -140 Dilihat
oleh
Foto Ilustrasi

MABA – Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menghadapi risiko keselamatan saat menjalankan tugas. Mereka disebut belum dilengkapi alat pelindung diri (APD) secara memadai. Peralatan pemadam, termasuk selang air, juga dilaporkan sudah tidak layak digunakan.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menyoroti kondisi tersebut. Menurut dia, persoalan itu terungkap ketika petugas damkar melakukan pemadaman kebakaran di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halmahera Timur.

Dalam operasi tersebut, petugas disebut tidak menggunakan sejumlah perlengkapan keselamatan utama, seperti helm pemadam, baju tahan api, sarung tangan tahan panas, sepatu boots keselamatan, alat bantu pernapasan SCBA (Self Contained Breathing Apparatus), serta pelindung mata berupa goggles atau face shield.

Kondisi itu diperparah dengan peralatan pemadam yang tidak memadai. Selang air yang digunakan petugas disebut sudah tidak layak dan ukurannya terlalu pendek. Akibatnya, petugas kesulitan menjalankan prosedur operasional standar (SOP) ketika masuk ke lokasi kebakaran.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Halmahera Timur, Yahya Muksin, membenarkan kondisi tersebut. “Selang air untuk pemadam sudah tidak layak dan terlalu pendek sehingga saat masuk sudah tidak menggunakan SOP yang seharusnya,” kata Yahya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.