Halsel,ABARCE.COM - Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Agriati Yulin Mus, mengajak warga Desa Laluin, Kecamatan Kayoa Selatan, untuk mendukung dan memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara nomor urut 2, Aliong Mus dan Sahril Taher (AM-SAH), dalam Pilgub 2024 mendatang.
Agriati menegaskan bahwa pasangan AM-SAH memiliki visi dan misi yang berpihak pada masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di wilayah-wilayah terpencil.
"Pak Aliong Mus adalah sosok pemimpin yang tidak hanya bekerja keras tetapi juga senang mendengar keluhan masyarakat," ujar Agriati di hadapan warga yang hadir.
Selain mengajak warga untuk mendukung pasangan nomor urut 2, Agriati juga menghimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif yang beredar di media sosial.
Salah satu isu yang disorotnya adalah terkait tragedi ledakan speedboat Bela 72, yang menewaskan calon gubernur nomor urut 4 beberapa waktu lalu.
Ia mengingatkan bahwa kejadian tersebut adalah musibah yang tidak dapat diprediksi dan menyayangkan adanya spekulasi yang mengarah pada keterlibatan pihak-pihak tertentu dalam insiden tersebut.
“Ini adalah musibah, dan tidak ada yang menginginkannya. Jadi, jangan mudah percaya pada isu yang belum tentu kebenarannya,” tegas Agriati.
Lebih lanjut, Agriati mengungkapkan bahwa pasangan AM-SAH tetap berkomitmen untuk menjalankan kampanye secara damai dan tidak menanggapi rumor yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Di sisi lain, Agriati menyebut Aliong Mus memiliki kepedulian tinggi terhadap aspirasi masyarakat. Menurutnya, Aliong selalu berupaya untuk menampung masukan-masukan dari warga guna mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.
“Bapak Aliong selalu membuka telinga dan hatinya untuk warga,” katanya.
Selain itu, Agriati juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketenangan selama proses pemilihan berlangsung.
Ia meminta warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. “Jangan sampai kita terpecah hanya karena informasi yang tidak berdasar,” peparnya